Apa itu Liberty Walk? Berikut Pembahasannya

Liberty Walk

Nama Liberty Walk telah sangat dikenal oleh semua pencinta mobil maupun semua tuner di dunia. Orang di belakangnya, sang pendiri yakni Wataru Kato (Kato-san) telah sukses mengusung nama Liberty Walk menjadi suatu brand internasional yang familiar dalam urusan modifikasi mobil.

Mungkin sebagian besar dari kalian telah tidak asing lagi dengan Liberty Walk ini. Nah untuk yang belum mengenal atau baru tau, yuk kita kupas disini.

Siapkan dulu kopinya, biar bacanya tambah enak hehe.

Walk Free. Walk With Freedom

Liberty Walk
Liberty Walk

It is not “tuning” or “dressing up”.

Even now, there’s a fancy word of “custom”, but it is a bit different.

Liberty Walk (LB) adalah bengkel modifikasi bodykit di Jepang yang berdiri semenjak 1993. Tepatnya saat Kato-san berumur 26 tahun. Awalnya bengkel ini hanya mempunyai kapasitas daya tampung 3 mobil saja. Kebayang kan bengkel yang hanya muat 3 mobil, ya bengkel kecil hehe.

Menurut situs Agen Sbobet berkat kegigihan tim dan pasti saja visi dari Kato-san, LB perlahan berkembang menjadi bengkel modifikasi bodykit yang populer. Puncaknya saat mereka ikut serta pada ajang SEMA Show dan Tokyo Auto Salon. Pada SEMA Show tahun 2013 Nissan GT-R dan Ferrari 458 Italy hasil modifikasi LB mendapat respon yang paling baik. Para jurnalis otomotif pun memberi apresiasi positif yang menciptakan nama Liberty Walk semakin dikenal secara global. Tak lama lantas LB juga berkembang menjadi perusahaan dengan sejumlah cabang dan penyalur internasional.

Visi dari Kato-san adalah jiwa dan kunci utama dari modifikasi Liberty Walk.

Jepang kerap kali memiliki ciri yang khas dan menarik dalam fashion maupun style. Style yang identik dengan kemerdekaan berekspresi. Kadang sepintas ada pula yang nampak aneh hehe.

Hal tersebut tak berbeda dalam otomotif.

Pada era Showa, modifikasi bodykit mobil dilaksanakan dengan mengubah atau melepas bumper, meng-transplantasikan headlamp dari mobil lain, dan memakai over fender. Modifikasi itu adalah sebuah gaya klasik car culture Jepang dengan aura “reckless” yang sangat gampang dikenali. Kato-san hendak menerapkan gaya modifikasi ini untuk mobil-mobil high-end. Inilah yang menjadi dalil Kato-san mengawali Liberty Walk.

Lamborghini Murcielago

Liberty Walk
Liberty Walk

Pada tahun 2008, di antara pelanggan yang pun teman Kato-san, mengutarakan keinginannya untuk mengubah Lamborghini Diablo-nya. Mereka pun lantas memutuskan untuk menggantinya dengan Lamborghini Murcielago. Namun, pelanggan itu tak lama merasa Murcielago tidak cukup greget dan tidak cukup eye-catching. Liberty Walk lantas memutuskan untuk mengembangkan bodykit khusus untuk Murcielago. Inilah mula dari brand  “LB Performance”.

Tahun berikutnya yakni 2009, Murcielago yang telah dilengkapi dengan bodykit LB Performance itu ikut serta dalam ajang SEMA Show. Inilah mula debut ruang belajar dunia untuk LB Performance.

Meskipun mendapat respon yang positif dari semua pengunjung, dari ajang itu Liberty Walk tidak mendapat tanggapan atau koneksi secara bisnis. Muncullah pertanyaan, apakah modifikasi mereka tidak bisa diterima?

Kato-san tidak menyerah.

Liberty Walk lantas mendesain tipe/ merk baru mempunyai nama LB Works. Murcielago yang memakai fender dari LB Works lantas diikutsertakan pada ajang SEMA Show 2012.

Modifikasi LB Works ini dapat dibilang lumayan ekstrim. Mereka mencukur bagian body Lamborghini yang bernilai milyaran dan memodifikasi fendernya. Dampaknya paling intens. Para pengunjung SEMA Show berdecak kagum dan salut dengan dedikasi Liberty Walk dalam modifikasi bodykit tersebut.

Pada tahun selanjutnya di 2013, LB semakin dirindukan kehadirannya pada SEMA Show. Mereka pulang datang dengan membawa dua mobil high-end yang sudah dilengkapi LB Works, Nissan GT-R dan Ferrari 458 Italy. Kedua mobil ini mempesona para pengunjung dan dari sana nama Liberty Walk lantas semakin populer di mata dunia otomotif internasional.

Smile and Positive Energy

Liberty Walk
Liberty Walk

“Imagine all the people living life in peace.”

Pasti pernah dengar quote John Lennon ini. Sticker dengan artikel quote ini biasanya menghiasi pintu mobil-mobil hasil karya Liberty Walk.

Di samping visi modifikasi yang telah dilafalkan sebelumnya. Kato-sanpun mempunyai visi lainnya yang menjadikan Liberty Walk suatu brand yang bertolak belakang dan menarik. Visi ini identik dengan senyum dan energi positif yang tidak jarang kali melekat pada Kato-san.

Dalam suatu interview dengan Dodologic, Kato-san menyatakan bahwa hal yang paling digemari dalam proyek modifikasi ialah hasilnya yang dapat menciptakan orang senang. Saat ini tidak sedikit kesedihan dan hal buruk yang terjadi, oleh karena tersebut ia hendak membuat orang senang. Karena Kato-san tidak bisa berkomunikasi dengan bahasa inggris, ia berkomunikasi melewati pembawaan dia yang tidak jarang kali senang. “If I’m not happy, I cannot make other people happy.”

Itulah mengapa filosofi LB ialah senyuman dan positif energi. Bahkan potret staff pada website resmi mereka semua diperlihatkan dengan potret yang sedang tersenyum atau tertawa.

Demikian pembahasan kali ini. Mudah-mudahan kita dapat mendapat ilham dari Kato-san dengan Liberty Walk-nya. Sebuah kemauan dapat terwujud dengan dedikasi dan visi yang kuat. Apalagi bila kemauan tersebut didukung dengan passion yang besar.

Ada yang inginkan berkomentar atau menambahkan? Atau terdapat yang tertarik mengekor jejak Kato-san?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *